Reduksi Dampak Risiko Bencana Versi Ilmiah ala Kearifan Lokal

Nelwan Harahap

yudikatif

Reduksi Dampak Risiko Bencana Versi Ilmiah ala Kearifan Lokal

Secara matematika, risiko Bencana itu bersumber dari (Ancaman dikali Kesentanan) dibagi Kapasitas. Ancaman bencana sudah bersifat permanen karena menyangkut fenomena alam bahkan diperburuk lagi dengan ulah manusia.
 

Secara matematika, risiko Bencana itu bersumber dari (Ancaman dikali Kesentanan) dibagi Kapasitas. Ancaman bencana sudah bersifat permanen karena menyangkut fenomena alam bahkan diperburuk lagi dengan ulah manusia. 

Oleh : Nelwan Harahap

Jadi satu-satunya yang bisa di utak-atik adalah kapasitasnya yang meliputi Kapasitas Penanggulangan termasuk mitigasi dan kesiapsiagaan.
 
Kapasitas Masyarakat menyangkut Kesadaran, pengetahuan mengenali ancaman dan cara menghadapinya. 

Kapasitas Daya Dukung Lingkungan, dalam hal ini menjaga keseimbangan alam dan lingkungan jangan sampai over Capacity. Termasukmemlertimbangkan aspek mitigasi bencana dalam Penataan dan pemanfaatan ruang. 

Tata Ruang 

Menurut Kearifan Lokal Tabagsel sarat dengan pesan Pelestarian lingkungan. Petuah ini  sudah diajarkan oleh nenek moyang kita sejak dulu namun disampaikan dengan  kearifan lokal. 

Misalnya untuk pemanfaatan Hutan dan Lahan sudah diatur secara bijak seperti berikut:
- Adong arangan begu ganjang
- Tarutung Bolak
- Harangan parburuan. Parhotangan, panjolungan, pamulungan ni ubat. 
- Dolok Panindian
- Hauma Pandaraman (Kobun dohot Saba) 
- Gasgas Parmahanan.
- Duru parsimonjapan ni mocci.

Untuk Sungai
- Adong Rura parbeguan
- Lubuk Larangan
- Lubuk pargamburan.
- Mual naso ra Hiang panaukan ni Garigit dohot Paccur Paridian. 
- Rodang Nasora marsik (Parbasiangan, Pakkailan sangape parlukaan). 

Lingkungan Permukiman. 
- Bagas Godang, 
- Sopo Godang. 
- Sopo Jago. 
- Alaman Bolak (Galanggang naso marrittop) 
- Parbalan (Parguluan naso marlitta) 
- Pondom Haijuran (Komplek Pemakaman) 
- Adong Masojid. 
- Adong Suro dohot Mandersa. 

Jadi semua diatur pemanfatannya tidak boleh di rambah dan di eksploitasi tanpa mendali. Pandokkon ni orang tua najolo pala dilanggar hona gora nasotarida. Pala Congok Sanga Sokkal akkon Rojanon

Mungkin panggora ni Naso Tarida ima na hita kenal sannari sebagai dampak bencana. Arana secara umum najolo semua parmaraan (mara bahaya) selalu dikaitkan dengan Parbeguan atau Nasotarida.

Burangir di Saba Tolang, Tolu Ratting Karakona. 
Pala Jais tu simatobang, Tolu kali Tilakona
1. Pala natarpaingot Piongoton. 
2. Pala pasarat-sata kail akkon sakot di hatihana. 
3. Silopak do namangan eme dohot Si meme hona sior (Katapel najolo) 

Nelwan Harahap Dampak Bencana Parbeguam. Lubuk Larangan Bencana Banjir

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga :