Jelang Idulfitri 1446 H, Kyai Khambali Ingatkan Masyarakat Waspada Peningkatan Tindak Pidana

Pengurus Badan Penanggulangan Ekstrimisme Terorisme Majelis U;ama Indonesia (BPET MUI) Pusat ), Kamis (20/3/2025) ingatkan seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada dengan peningkatan tindak pidana dan potensi teror jelang Idulfitri 1446 H.

lintasdaerah

Jelang Idulfitri 1446 H, Kyai Khambali Ingatkan Masyarakat Waspada Peningkatan Tindak Pidana

Pengurus Badan Penanggulangan Ekstrimisme Terorisme Majelis U;ama Indonesia (BPET MUI) Pusat ), Kamis (20/3/2025) ingatkan seluruh elemen masyarakat
 

 

MEDAN : Pengurus Badan Penanggulangan Ekstrimisme Terorisme Majelis U;ama Indonesia (BPET MUI) Pusat ), Kamis (20/3/2025)  ingatkan seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada dengan peningkatan tindak pidana dan potensi teror jelang Idulfitri 1446 H.

"Masyarakat Kota Medan dan sekitarnya serta masyarakat Sumatera Utara pada umumnya agar mewaspadai lonjakan tindak pidana dan terorisme yang kerap terjadi, seiring meningkatnya mobilitas dan kebutuhan ekonomi," tandasnya.

Kyai Khambali menyebutkan bahwa pola kejahatan seperti pencurian, pembegalan, copet, hingga pungutan liar (pungli), Teror dan perdagangan orang cenderung meningkat dalam periode mudik Lebaran.

Aktivitas masyarakat, lanjutnya yang lebih banyak berada di luar rumah pada H-3 hingga H-5 sebelum Lebaran menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Selain itu, tindak pidana jalanan seperti pembegalan dan copet sering terjadi di area ramai seperti terminal, pasar, atau jalan utama.

"Rumah yang ditinggal mudik juga rawan dibobol. Pelaku memanfaatkan situasi sepi untuk mencuri atau merampok,” ujar Kyai Khambali yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Ahlul Kirom.

Momen Lebaran yang dimanfaatkan keluarga untuk berekreasi juga menjadi sasaran praktik pungli. Kyai Khambali mencontohkan tarif parkir atau tiket masuk yang dinaikkan secara sepihak di tempat wisata.

“Ini termasuk pungli dan merugikan masyarakat,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kyai Khambali selaku Pengurus BPET MUI Pusat, sangat mendukung penuh apa yang dilakukan Polrestabes Medan dibawah Komando Kombes.Pol Gidion Arif Setiawan selaku Kapolrestabes Medan yang akan menindak dengan tegas segala yang akan mengganggu ketertiban, kenyamanan dan keamanan menjelang dan pasca Idulfitri.

"Bahkan, Pak Kapolrestabes Medan menyampaikan,  Nongol, Libas...!!!" kata Kyai Khambali menirukan apa yang disampaikan Kapolrestabes Medan beberapa waktu lalu.

Pasca Lebaran, tambahnya ancaman lain yang patut diwaspadai adalah perdagangan orang (human trafficking). Kyai Khambali menyoroti modus perekrutan warga yang baru kembali merantau dengan iming-iming pekerjaan berpenghasilan tinggi.

“Mereka kerap dibujuk bekerja di luar daerah, tapi justru dieksploitasi secara fisik, psikis, atau bahkan dipaksa ke pekerjaan tidak halal,” kata Khambali yang juga Ketua Umum Gema Santri Nusa.

Lebih lanjut Kyai Khambali menambahkan bahwa korban umumnya tidak menyadari bahwa tawaran tersebut bisa menjerat mereka ke jerat perdagangan orang, yang melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007.

 

 

Kapolrestabes Mefan Jelang Lebaran Tinda Pidana Kyai Khambali

Bagikan Artikel Ini